Jumat, 06 Maret 2015

Hukum membaca Kitab Barzanji tanpa Tajwid


PERTANYAAN :
Assalamualaikum wr wb.
Mohon penjelasanya dari para yai, Apa boleh membaca panjang pada baca'an pendek di berzanji Seperti

 في حب سيدنا محمد

Pada lafad "Muhammad" di daerah saya sudah jadi kebiasaan dibaca panjang,  jadi MUHAMMAAAAD ?

JAWABAN :
Wa'alaikumussalaam warahmatullaah,
dalam kitab Ihya`u 'ulumiddin juz 2 halaman 136:

وإنما اختلاف تلك الطرق بمد المقصور وقصر المدود والوقف في أثناء الكلمات والقطع والوصل في بعضها. وهذا التصرف جائز في الشعر ولا يجوز في القرآن إلا التلاوة كما أنزل، فقصره ومده والوقف والوصل والقطع فيه على خلاف ما تقضتيه التلاوة حرام أو مكروه


Sesungguhnya perbedaan metode bacaan dengan memanjangkan yang pendek dan memendekkan yang panjang atau berhenti di tengah-tengah kalimat memutus atau menyambung sebagian dari sebagiannya maka cara membaca seperti ini diperbolehkan dalam syair (sedangkan albarzanjiy adalah kitab syair, red).
Tidak boleh di dalam al Quran kecuali membacanya seperti bacaan ketika diturunkannya...
( maksudnya sesuai bacaan saat diturunkannya (di zaman Nabi shallallaahu 'alaihi wasallam)

ﻭﺗﻠﻘﻄﻪ ﺍﻟﺨﻠﻒ ﻋﻦ ﺍﻟﺴﻠﻒ

dan bacaan tsb diterima oleh ulama khalaf dari Ulama salaf ).

Wallaahu A'lam.

Dalam syarhnya, al Ithaf juz 2 halaman 56 :

(وانما اختلاف تلك الطرق بمد المقصور وقصر الممدود والوقف أثناء الكلمات والقطع والوصل فى بعضها وهذا التصرف جائز فى الشعر) بالاتفاق (ولا يجوز فى القرأن الا التلاوه كما أنزل) وتلقطه الخلف عن السلف


Wallaahu A'lam.

Catatan :


Barzanji itu kisah kelahiran Nabi Muhammad SAW yg perlu kita ketahui, semenjak Beliau lahir, dewasa, dan di angkat menjadi Nabi, yg wajib kita ketahui. 
Sedangkan Al Quran tanpa Nabi Muhammad Saw tidak akan anda kenal satu huruf pun..!!! 
Nabi Saw adalah Al Quran berjalan, maka cinta'i Nabi mu, kenali keluarganya, dan ikuti Akhlak Beliau niscaya kau akan cinta pada Al Quran...

Tajwid itu hanya berlaku untuk Alqur'an jadi ndak apa2 baca Al Barzanji tanpa Tajwid, yang penting niatnya
 
Pada zaman nabi ilmu tajwid itu blm ada, jadi kalo menurut orang2 anti bid'ah ilmu tajwid itu trmsuk bid'ah. 
Jadi tanpa sadarkan diri mreka sebenarnya telah melakukan bid'ah, sementra mereka sering gembar-gemborkan :

'' kulu bid'atin dolalatun, wakulu dolalatin fi Nnari''. 

Jadi ketika seseorang beribadah pasti tidak lepas dari melakukan bid'ah. 

Contoh, 
Buat para anti bid'ah tunjukan hadis yang menerngkan tentan sholat trawih berjama'ah selama satu bulan penuh atau hadisnya membaca Qur'an dengan Tajwid,. niscaya tidak akan menemukan hadis shohihnya.
Namun kenyataanya biar tidak ada Hadis Shohih, banyak yang melaksanakan Sholat Tarawih berjama'ah. begitu juga Membaca Qur'an dengan Tajwid.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar