Selasa, 24 Maret 2015

Gelar Al masih dan Dajjal

                         

ARTI GELAR AL-MASIIH PADA NABI ISA AS. DAN DAJJAAL

وأخرج ابن جرير وابن المنذر وابن أبي حاتم عن إبراهيم قال : المسيح الصديق وأخرج ابن جرير عن سعيد قال : إنما سمي المسيح لأنه مسح بالبركة وأخرج ابن أبي حاتم عن يحيى بن عبد الرحمن الثقفي أن عيسى كان سائحا ولذلك سمي المسيح كان يمسي بأرض ويصبح بأخرى وأنه لم يتزوج حتى رفع

Ibn Jariir, Ibn Mundzir dan Abu Haatim “Arti al-Masih (gelar nabi Isa As) adalah orang yang sangat jujur”.Ibn Jariir dari Sa’id “Isa digelari al-Masih karena ia diusap dengan keberkahan atau karena setiap usapannya mengandung keberkahan (setiap penyakit yang beliau usap, sembuh).Yahya Bin Abdur rahman ats-Tsaqafy “Nabi isa adalah adalah petualang, ia memasuki sore hari disatu tempat dan saat pagi hari ditempat lainnya karenanya ia digelari al-Masih atau karena beliau tidak beristri hingga terangkat kelangit”. 
[ Ad-Durr al-Mantsuur II/198 ].

و {المسيح} : فعيل بمعنى مفعول ، لأنه مُسِحَ من الأقذار ، أي : طهر منها ، أو مسح بالبركة ، أو كان مسيح القدم ، لا أخمص له ، أو مسحه جبريل بجناحه من الشيطان. أو بمعنى فاعل ؛ لأنه كان يمسح المرضى فيبرؤون ، أو يمسح عين الأعمى فيبصر ، أو لأنه كان يسيح في الأرض ولا يقيم في مكان ؛ فتكون الميم زائدة.وأما المسيح الدجّال فإنه ممسوح إحدى العينين ، أو لأنه يطوف الأرض ويمسحها ، إلا مكة والمدينة ، والحاصل : أن عيسى مسيح الخير ، والدجال مسيح الشر ، ولذلك قيل : إن المسيح يقتل المسيح.

“Al-Masiih adalah (mengikuti wazan) fa’iilun dengan makna maf’uulun (obyek), karena beliau disucikan dari segala jenis kotoran atau karena beliau diusap dengan keberkahan, atau telapak kakinya terusap (tiada bagian lekuk dari telapak kaki baginya), atau karena Malaikat Jibril telah mengusap beliau dengan sayapnya dari godaan syetan.Al-Masiih mengikuti wazan fa’iilun juga dapat memakai makna Faa’ilun (pelaku), karena beliau mengusap orang-orang yang sakit kemudian menjadi sembuh, atau karena beliau mengusap orang buta kemudian dapat melihat, atau karena beliau penjelajah yang tidak menetap disatu tempat, dengan demikian mim pada al-masiih adalah tambahan. Sedang al-Masiih pada DAJJAAL karena ia terhpus salah satu dari kedua matanya, atau karena ia mampu menjelajahi semua daerah kecuali makkah dan madinah.
Kesimpulannya, bahwa al-masiih pada gelar nabi Isa As berkonotasi pada arti kebaikan sedang pada Dajjal pada kejelekan, karenanya dikatakan “Al-Masiih memerangi al-Masiih”.
[ Al-Bahr al-Madiid I/424 ].

Tidak ada komentar:

Posting Komentar